Showing posts with label article. Show all posts
Showing posts with label article. Show all posts
Komunikasi Jenaka Antar Bangsa
edit

Komunikasi Jenaka Antar Bangsa

Saya bersyukur karena memiliki beberapa teman yang berasal dari berbagai negara. Tentu saja berkomuikasi dengan mereka tidak semudah berkomunikasi dengan teman dari Indonesia. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, karena beda negara, tentu saja beda budaya, dan beda bahasa. Jika perbedaan ini disikapi sebagai sesuatu yang menyenangkan, maka bisa jadi itu adalah sebuah kelucuan. Termasuk perbedaan dalam bahasa, seperti:

1. Beberapa kata dalam Bahasa Rusia mirip dengan Bahasa Sunda. Misalnya "Это" (dibaca Eta), ini merupakan kata tunjuk yang kurang lebih artinya adalah "Itu" atau "That is". Lalu "Чай" (dibaca Cai) artinya adalah "Air Teh". Jadi kalau ada orang Rusia yang bilang "Eta cai", artinya sama seperti "Itu Air Teh", kalau orang Sunda yang bilang artinya jadi "Itu Teh Air".

2. Nama "Komar" merupakan salah satu nama yang umum di Indonesia, sebenarnya kata ini merujuk pada Bahasa Arab yang berarti "bulan", tetapi lain hal kalau di Rusia, "komar" (ditulis Комар) justru mempunyai arti sebagai "nyamuk".

3. Dalam Bahasa Rusia, kata "Suka" (ditulis Сука) mempunyai makna yang negatif, yaitu "bitch". Jadi jika ada orang Rusia yang mengatakan "aku suka kamu" bisa jadi itu artinya adalah "Im your bitch".

Read More....
Bandung, Barcelona van Java
edit

Bandung, Barcelona van Java



Buat kalian yang suka nonton bola, khususnya  para Bobotoh dan Cules, pasti langsung ngeuh kalau liat gambar diatas. Yap, gambar itu adalah gambar hasil perpaduan lambang tim Barcelona dan Persib Bandung, nah loh? lalu apa hubungan nya?

Jadi gini gan, di artikel ini saya mau membahas tentang kemiripan-kemiripan antara Bandung dan Barcelona, yaaaaaa walaupun secara tata kota dan kesejahteraan masyarakatnya masih jauh beda sih.

Bandung misalnya, dari dulu selalu melahirkan tokoh-tokoh besar nasional. Soekarno, Natsir, Habibie, AH. Nasution, Oto Iskandar Dinata —– untuk menyebut beberapa—– lahir dari “Panggung Bandung”.   Bandung itu bagaikan Barcelona. Dalam catatan sejarahnya, Barcelona dikenal selalu berani berbeda pendapat dengan Madrid, ibukota Spanyol. Barcelona selalu berani melawan Madrid bila kebijakan ibukota Spanyol itu bertentangan dengan kepentingan umum.
 
Begitu pun dalam sepak bola, Persib Bandung adalah musuh bebuyutan tim asal ibu kota, Persija Jakarta. Hal ini tidak jauh beda dengan FC Barcelona yang juga menjadi musuh bebuyutan tim asal ibu kota Spanyol, Real Madrid. (Yaa kalau masalah skill mah jangan dibandingin lah...)

Selain dalam hal politik dan sepak bola, masih ada kesamaan antara Bandung dan Barcelona, yaitu dalam hal pariwisata. Kedua kota ini merupakan tujuan para wisatawan baik lokal mau pun asing. Keindahan alam dan arsitektur bangunan dart kedua kota ini sangat memanjakan mata para wisatawan. Namun dalam pengelolaan dan tata letak kota, tentunya Bandung masih harus belajar dari Barcelona.

Tata kota Bandung

Bandung, terlihat sangat padat

Tata Kota Barcelona

sangat rapih, seperti main game

Wooooow, dalam hal tata kota ini semua orang pasti setuju kalau Bandung masih sangat jauh dengan Barcelona. Kota Bandung terlihat sangat padat dengan kesenjangan sosial yang begitu jelas, berbeda dengan Barcelona, siapa pun yang melihat pasti kagum akan tata kota yang rapi dan indah ini.

Semoga suatu hari Bandung bisa menjadi seperti ini, Barcelona van Java :)
Edelweiss, Oh, Edelweiss
edit

Edelweiss, Oh, Edelweiss

Edelweiss, bagi mereka yang suka mendaki pasti sudah tidak asing dengan bunga ini. "Lambang Cinta Abadi", begitulah orang-orang menjulukinya. Hanya bisa kita temui di tempat-tempat dengan ketinggian diatas 2000 mdpl. Banyak pendaki yang mendaki gunung lalu memetik bunga ini untuk dikoleksi atau diberikan pada orang yang dikasihinya, tanpa sadar mereka sudah melupakan salah satu kode etik saat mendaki, "Dilarang membawa apa pun kecuali gambar". Malang sungguh nasib bunga ini, kehidupannya dirusak oleh mereka yang mengecap dirinya sebagai "Pecinta Alam", pedahal mereka tidak peduli dengan nasib alam.

Oh iya, Edelweiss berasal dari bahasa Jerman, Edel berarti mulia, dan Weiss berarti putih, bunga putih yang melambangkan kemuliaan. Selama Perang Dunia II tentara Jerman dari Divisi Infanteri Gebirgsjäger Alpine digunakan untuk mendaki gunung untuk mengumpulkan sebuah bunga Edelweiss sehingga bahwa mereka bisa memakainya di seragam mereka. 

Keistimewaan lainnya juga, Edelweiss merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya, yang biasanya muncul di antara bulan April dan Agustus, sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan, dan lebah terlihat mengunjunginya.

Edelweiss yang hidup di Indonesia kebanyakan berjenis Edelweis Jawa (Anaphis Javanicus) adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m.

Yah memang begitulah hukum alam, semakin indah sesuatu, semakin banyak yang ingin merusaknya. Semoga kita tidak menjadi bagian dari mereka yang senantiasa mengecap dirinya sebagai pecinta alam tapi tidak peduli dengan nasib alam. Amin :D